Pola Hidup Sehat ala Aku

 

Pola hidup sehat memang sedang menjadi tren saat ini, mulai dari inovasi menu makanan sehat dengan berbagai teknik pengolahannya, berbagai tips dan trik berolahraga sederhana yang ada bagi masyarakat yang masih enggan ataupun belum memiliki waktu untuk berolahraga hingga berbagai kegiatan ramah lingkungan sebagai wujud penerapan lingkungan sehat. Umumnya, setiap orang memiliki caranya masing-masing dalam menerapkan pola hidup sehat.
Kesehatan memang sudah menjadi hal sangat penting untuk dijaga sebab jika seseorang memiliki tubuh yang tidak sehat maka segala bentuk aktifitasnya pun akan ikut tidak sehat. Namun, sering kali pola hidup sehat dikaitkan dengan ‘diet’ untuk mendapatkan tubuh ideal yang diinginkan namun pada kenyataannya pola hidup sehat adalah tentang keseimbangan antara olahraga, istirahat, dan pola makan. Intinya bagaimana kita menjalani kebiasaan sehari-hari itulah yang dimaksud dengan pola hidup. Keseimbangan tersebut juga tentunya didukung oleh lingkungan yang sehat. Karena penyakit tidak hanya timbul dalam tubuh kita namun seringkali lingkungan disekitar kita juga menjadi faktor yang perlu menjadi perhatian.
Menurut artikel-artikel tetangga yang sudah pernah kubaca ada beberapa kriteria pola hidup sehat yaitu:
1.       Pola makan
Pola makan sendiri meliputi jam/waktu makan yang tepat, jenis dan bahan makanan yang dikonsumsi serta teknik pengolahannya.  Makanan yang kita konsumsi haruslah memenuhi semua yang dibutuhkan oleh tubuh, pola makan yang benar hendaknya memenuhi konsep 4 sehat 5 sempurna yang sudah tidak asing lagi kita dengar dimana konsep ini menekankan pentingnya 4 golongan makanan berupa sumber kalori untuk tenaga, protein untuk pembangun, sayuran dan buah sebagai sumber vitamin dan mineral sebagai pemeliharaan.
Untuk aku, biasanya hanya memperhatikan kandungan dari makanan secara umum saja, seperti sarapan untuk sumber tenaga aku dalam sehari, makanan yang aku makan itu sereal, roti atau pisang, apel dan minum susu. Aku terbiasa mengkonsumsi nasi di jam makan siang dan atau makan malam. Di setiap kedua jam makan ini aku selalu konsisten menjadikan menu ‘sayuran’ harus selalu ada, kalaupun terpaksa minimal ada lalapan, acar atau sambal. Selain itu aku juga selalu banyak dan cenderung memilih untuk mengkonsumsi air putih, serta membiasakan minum air putih sebelum dan sesudah makan. Sedangkan untuk camilan biasanya aku mengkonsumsi biscuit, kacang-kacangan, atau buah-buahan.
Untuk jam makan, waktu yang tepat untuk sarapan yaitu antara jam 7-9 pagi, makan siang jam 12-1 siang dan makan malam pukul 5 sore-7 malam. Dalam hal ini aku selalu mengusahakan untuk makan dalam kurun waktu tersebut.
Dalam teknik pengolahan aku biasanya mengusahakan untuk memilih makanan yang diolah dengan bakar, tumis, kukus dan rebus. Walaupun cara ‘goreng-menggoreng’ sulit dihindari tetapi setidaknya mengurangi dan diimbangi dengan mengonsumsi sayur dan buah serta banyak minum air putih.
2.       Istirahat yang Cukup.
Istirahat yang paling baik adalah tidur dan tidur yang baik bagi tubuh yaitu pada malam hari karna pada saat itulah sisitem metabolisme, regenerasi sel atau semacamnya itu kita bekerja. Beberapa penelitian ilmiah memberikan jawaban yang berbeda mengenai durasi waktu tidur yang cukup dan tepat. Ada yang mengatakan 7 jam ada juga yang mengatakan 8 jam/hari bahkan ada penelitian ilmiah yang menyebutkan tidur cukup hanya dengan 6 jam/hari. Beberapa artikel juga ada yang memberikan informasi bahwa waktu yang tepat untuk tidur malam dimulai pukul 10 malam. Untuk waktu tidur siang yang baik adalah antara jam 10 jam dan 12 siang, walaupun tidur siang bukan menjadi kegiatan utama dalam beristirahat. Namun yang paling penting adalah terletak pada kualitas tidur kita bukan kuantitasnya.
3.       Olahraga
Melakukan olahraga secara rutin yang sesuai dengan kondisi tubuh, usia, dan riwayat penyakit yang pernah diderita. Usia juga menentukan jenis olahraga yang sesuai untuk dijalani. Tetapi ada beberapa olahraga yang cocok untuk segala usia seperti jalan santai atau lari-lari kecil, dan bersepeda.
Karena pada dasarnya aku suka dengan kegiatan olahraga, aku selalu konsisten untuk berolahraga minimal dua kali dalam seminggu. Olahraga yang biasa aku lakukan yaitu lari marathon/jogging, bersepeda atau minimal aku jalan santai keliling komplek dan melakukan stretching serta gerakan sederhana walau sebentar jikalau aku sibuk. Selain untuk kesehatan olahraga bagiku juga sebagai bentuk refreshing dikala aku sedang suntuk dengan tugas kuliah dan bisa mengisi waktu luang dikala senggang. Beberapa minggu ini aku juga baru bergabung dalam klub panahan di komplek perumahanku.
4.       Lingkungan yang Sehat
Lingkungan yang sehat adalah lingkungan yang bersih. Selain kebersihan lingkungan yang sehat memiliki kriteria seperti sirkulasi udara yang baik dan bersih, hawa sejuk dan tingkat kebisingan lingkungan rendah. pola hidup yang ramah lingkungan juga punya kaitan terhadap kesehatan kita. Seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik terutama untuk mengkonsumsi makanan dan minuman. Dalam hal ini biasanya meliputi makanan atau minuman kemasan, cepat saji, atau makan dan minuman take away, yang semua itu tidak luput dari penggunaan plastic
Salah satu cara sederhana yang aku lakukan adalah dengan membawa bekal atau tempat makan maupun minuman sebagai wadah saat membeli makanan atau minuman. Bila memungkinkan aku cenderung memilih makan dine in untuk mengurangi penggunaan plastik take away. Selain menjaga lingkungan, makanan atau minuman yang akan kita konsumsi juga tidak terkontaminasi zat-zat tertentu dari plastik terutama makan dan minuman yang bersuhu panas.
Kesehatan bukan hanya tentang tubuh tetapi juga lingkungan hidup disekitarnya. Karena kita hidup berdampingan dengan alam lingkungan.
Keseimbangan dari keempat aspek inilah yang disebut dengan pola hidup sehat. Namun dari empat aspek ini pasti masing-masing dari kita juga punya cara penerapannya masing-masing. Intinya kita tetap bisa tetap punya niat dan konsisten menerapkan hal tersebut dalam keseharian kita, ke dalam pola hidup kita. Mungkin terkadang ada waktu dimana jenuh atau bosan melakukan ke empat aspek itu terutama dalam hal makanan yang kita konsumsi. Jadi aku pribadi punya ‘cheating time’ dimana makanan yang mungkin tergolong tidak sehat tetapi enak seperti mie instan, beberapa junkfood, beberapa jajanan gorengan, snack-snack ‘msg’ terkadang masih aku konsumsi. Kalau sudah meng konsumsi salah satu dari makanan itu basanya aku tetap imbangi dengan banyak minum air putih atau memaksimalkan penerapan aspek lainnya dengan tetap berolahraga. Tujuan dari ‘cheating time’ bukan menjadi rutinitas dalam pola hidup aku karna aku masih tetap berusaha mengurangi hal tersebut tetapi hanya sebagai jeda agar pola hidup sehat ini tidak menjadi hal yang membuat aku insecure dan nantinya akan membuatku stress.
Semoga tulisan ini bisa bermanfaat buat yang baca, selamat mencoba dan menjalani pola hidup sehat teman-teman!


Komentar