Implementasi Wawasan Nusantara
Ada beberapa aspek yang perlu
diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara, yaitu:
Kehidupan Politik
Kehidupan Ekonomi
Kehidupan Sosial
Kehidupan Berideologi
Ø
Memahami apa arti dari
sebuah bangsa dan tidak berbuat perbuatan yang merendahkan martabat bangsa
Indonesia. Contohnya menjaga moral, watak, mental dan perilaku/etika dalam
kehidupan bermasyarakat dan berbangsa sebagai generasi muda, bersikap
demokratis namun tidak anarkis.
Kehidupan Politik
Ø Pelaksanaan
kehidupan politik yang diatur dalam UU Partai
Politik, UU Pemilihan Umum, dan UU Pemilihan
Presiden harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa. Contohnya
seperti dalam pemilihan presiden, anggota DPR, dan kepala daerah
yang harus menjalankan prinsip demokratis serta keadilan, sehingga tidak
menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.
Ø Pelaksanaan
kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai dengan hukum
yang berlaku dan harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat
banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten
dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum nasional.
Ø Mengembangkan
sikap HAM dan sikap pluralisme untuk mempersatukan
berbagai suku, agama, dan bahasa yang berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.
Ø Memperkuat
komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan
untuk meningkatkan semangat kebangsaan, persatuan dan kesatuan.
Ø Meningkatkan
peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik
sebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau
kosong.
Kehidupan Ekonomi
Ø Implementasi
dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan, pertanian,
dan perindustrian karena wilayah
nusantara mempunyai potensi ekonomi tinggi seperti posisi khatulistiwa,
wilayah laut yang luas, hutan tropis
yang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memiliki penduduk dalam
jumlah yang cukup besar.
Ø Pembangunan
ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antar daerah dengan
adanya otonomi daerah yang dapat
menciptakan upaya dalam keadilan ekonomi.
Ø Pembangunan
ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan
fasilitas kredit
mikro dalam pengembangan usaha kecil.
Kehidupan Sosial
Ø Mengembangkan
kehidupan serasi bangsa antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah.
Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib
belajar yang harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.
Ø Pengembangan
budaya Indonesia untuk melestarikan kekayaan Indonesia dan dapat dijadikan
kegiatan pariwisata yang memberikan
sumber pendapatan nasional maupun daerah.
Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum,
dan cagar budaya.
Kehidupan Pertahanan
dan Keamanan
Ø Kegiatan
pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap
warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban
setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan
kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang mengganggu keamanan kepada aparat
dan belajar kemiliteran.
Ø Membangun
rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman
bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas
dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan
keamanan.
Ø Membangun TNI
yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi
kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar
Indonesia.
Sumber:
Komentar
Posting Komentar