Sistem Pemerintahan Negara



Sistem pemerintahan adalah sistem yang dimiliki suatu negara dalam mengatur pemerintahannya. Sesuai dengan kondisi negara masing-masing, sistem ini dibedakan menjadi:
1.       Presidensial
Sistem di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif.
2.       Parlementer
Sistem pemerintahan yang parlemennya memiliki peranan penting dalam pemerintahan dan dapat menjatuhkan pemerintahan tersebut.
3.       Semipresidensial
Sistem yang menggabungkan dua sistem pemerintahan, presidensial dan parlementer.
4.       Komunis
Bentuk pemerintahan yang menganut sistem satu partai dan mendeklarasikan kesetiaan kepada komunisme
5.       Demokrasi Liberal
Sistem liberal yang tumbuh dalam demokrasi yang didasarkan kebebasan mayoritas.
6.       Liberal
Sistem yang menganut kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik utama.
Sistem pemerintahan mempunyai sistem dan tujuan untuk menjaga suatu kestabilan negara itu. Secara luas berarti sistem pemerintahan itu menjaga kestabilan masyarakat, menjaga tingkah laku kaum mayoritas maupun minoritas, menjaga fondasi pemerintahan, menjaga kekuatan politik, pertahanan, ekonomi, keamanan sehingga menjadi sistem pemerintahan yang kontinu dan demokrasi dimana seharusnya masyarakat bisa ikut turut andil dalam pembangunan sistem pemerintahan tersebut.
Secara sempit,Sistem pemerintahan hanya sebagai sarana kelompok untuk menjalankan roda pemerintahan guna menjaga kestabilan negara dalam waktu relatif lama dan mencegah adanya perilaku reaksioner maupun radikal dari rakyatnya itu sendiri.
Berdasarkan UUD 1945, Indonesia menganut sistem pemerintahan presidensial. Namun dalam prakteknya banyak bagian-bagian dari sistem pemerintahan parlementer yang masuk ke dalam sistem pemerintahan di Indonesia. Sehingga secara singkat bisa dikatakan bahwa sistem pemerintahan yang berjalan di Indonesia adalah sistem pemerintahan yang merupakan perpaduan antara sistem pemerintahan presidensial dengan sistem pemerintahan parlementer (Sistem Semipresidensial).

Sumber:

Komentar