Breaking News (#JustMytask2)
15 April 2015 pukul 09.40 terjadi sebuah insiden antara
mobil angkutan umum dengan sepeda motor. Insiden berawal ketika sang supir
angkot yang berhenti tiba-tiba karna mendapati beberapa orang yang menunggu
angkutan umum dibawah jembatan Gading Serpong. Dari arah yang sama sebuah
sepeda motor dengan kecepatan cukup tinggi melaju dan akhirnya menghantam sisi
belakang angkot hingga membuat pengemudi nyaris terjatuh. Pengemudi sepeda motor
geram karna sikap sang sopir yang berhenti mendadak dan tidak bertanggung jawab
atas kejadian tersebut dan pergi meninggalkan lokasi kejadian. Akibat insiden
ini bagian cup roda depan motor mengalami kerusakan akibat benturan.
16 April 2015 pukul 15.10 dua orang pengamen yang masuk kedalam
sebuah angkutan umum yang tiba dikawasan McD Alam Sutera dan melantunkan lagu
yang diiringi tepukan tangan dan petikan okulele, mendapatkan saweran 2 batang
rokok dari salah satu penumpang pria di
angkutan tersebut. Tak seperti beberapa penumpang lain yang memberikan sebuah
koin atau selembar uang seribu, pria terebut nampaknya sudah tau dan terbiasa
dengan pengamen-pengamen muda dan berpenampilan seperti preman awam yang
apabila diberi 1 atau lebih batang rokok pun mereka akan menerimanya dengan
sukacita.
30 April 2015 pukul 13.30 terjadi perdebatan antara supir
angkot dan seorang temannya dengan seorang penumpang wanita paruh baya.
Kejadian bermula saat wanita tersebut yang ingin mengubah pola fikir orang
indonesia bahwa kecepatan sangat penting. Time is money. Ujar wanita tersebut
kepada sang sopir dan temannya. Wanita tersebut kesal terhadap sang sopir yang
berhenti dan menunggu penumpang terlalu lama. Sang sopir dengan temannya yang
tidak menyukai kritikan ibu tersebut sedikit emosi dan mengungkapkan alasannya
menunggu penumpang bahwa ia juga melakukannya semata-mata untuk mencari rezeki.
Mereka juga beranggapan bahwa wanita tersebut bisa saja menggunakan
transportasi umum lain yang lebih cepat seperti taksi. Namun wanita tersebut
tetap bersikukuh dengan fikiran dan keinginannya untuk mengubah pola fikir sang
sopir dan temannya. Perdebatan terus terjadi hingga wanita tersebut sampai
tujuan. Sang sopir hanya menanggapinya dengan tawa karna tak mengerti dengan
tingkah wanita tersebut.
(Nb: gambar tidak dapat diambil dikarenakan setiap kejadian yang terjadi merupakan spontanitas dalam perjalanan)
Komentar
Posting Komentar